Maulid Akbar Ustadzah Halimah Alaydrus

Depok

Masjid kubah Mas


20 Sept 2025



Tak harus jumpa untuk bisa cinta, tetapi jika ingin jumpa maka kamu harus memiliki cinta.


Cinta bukan turun dari mata lalu ke hati, tetapi yang benar adalah cinta datang dari hati lalu turun ke mata.


Seperti cinta Sayidina Anas kepada Nabi Muhammad. Berawal dari betapa sering mendengar kisah tentang Nabi, bagaimana akhlak dan kepribadiannya, cinta itu datang dan menetap di hati Sayidina Anas.


Hingga Allah membawanya bertemu kepada Nabi Muhammad. Hanya dengan melihatnya saja, cinta itu semakin besar. Bahkan beliau mengatakan bahwa hari dimana ia melihat Nabi Muhammad, adalah hari yang paling indah dalam hidupnya. Hari yang selalu ingin diingat dan tidak akan pernah dilupakan.


Kenapa? 


Karena Nabi Muhammad adalah seindah-indahnya manusia yang Allah ciptakan di muka bumi ini, akan menyejukkan mata bagi siapapun yang melihatnya.


Kita sebagai umat akhir zaman tidak pernah bisa melihat wajahnya, bertemu dengannya dan tidak pula hidup bersama dengannya karena zaman yang berbeda.


Jangan sampai sudah tidak bisa hidup bersama dengan Nabi Muhammad di dunia, kita kehilangan kesempatan bersama dengan Nabi Muhammad di akhirat.


Karena itu, cintailah Nabi Muhammad sebisa kita mencintai seseorang. Agar mata ini diizinkan Allah untuk melihat keindahan wajahnya.


Cara menunjukan cinta kepada Nabi Muhammad, adalah dengan ikut berkhidmah kepada Nabi.


Bagaimana caranya?


Caranya yaitu dengan menghidupkan sunah2 Nabi dalam rumahmu. Contohnya makan sambil duduk, pegang makanan dan minuman menggunakan tangan kanan.


Bagi muslimah, menutup aurat dan menjaga suami adalah merupakan caranya berkhidmat kepada Nabi. Sebab Nabi yang memerintahkan agar perhatikan betul bagaimana perlakuanmu pada suamimu. Dia bisa menjadi jalan surgamu jika kamu memuliakannya, dan bisa jadi jalan neraka bagimu jika kamu menghinanya.


Nabi Muhammad sangat mencintai perempuan, bahkan beliau juga mengangkat derajat perempuan. Sebagaimana kutipan yang diambil dari khutbah terakhir beliau, yaitu:


"Yang baik dengan perempuan, istrimu adalah partner mu dalam berbuat kebaikan untuk urusan dunia maupun akhirat."


Maka, letakkan nabi Muhammad di dlm hatimu.


Yang sayang sama nabi Muhammad.


Yang sayang sama Nabi Muhammad 


Yang sayang sama Nabi Muhammad 




Barakallahu fiik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana berakhlak kepada Allah

Patah (cerita pendek)

Berubah